Aroma Rokok Lenyapkan Gairah Bercinta

Gara-gara aroma tak sedap, tiba-tiba Anda merasa hilang selera bercinta. Apa solusinya?

  – Tahukah Anda, dari sejumlah gangguan bercinta, aroma rokok berada di peringkat pertama yang paling membuat keinginan bercinta buyar? Terbukti dari survey tentang rokok yang dilakukan Asosiasi Paru Amerika Serikat 2007 terhadap 160 wanita usia 18-40 tahun, 68% di antaranya mengaku sering hilang selera bercinta gara-gara mencium aroma rokok dari mulut atau tubuh pasangannya.

Bila Anda memiliki suami perokok berat, mungkin Anda sering mengeluhkan bau asap rokok yang menempel di sekujur tubuh suami. Pasalnya, kondisi ini memang dapat mengganggu kenyamanan aktivitas seksual.

Menurut Juru bicara Asosiasi Paru Amerika Serikat, Edwin Fisher, PhD, rokok mengandung sulfur – zat kimia yang membuat bau yang kental. Semakin lama, perokok akan memiliki bau mulut yang makin parah. Di tambah lagi, Partikel dari rokok sigaret dapat memberi bercak kuning hingga coklat pada gigi.

Tak mengherankan, saat hendak  mencium bibir pasangan, bau tak sedap itu ikut menyeruak dari rongga mulutnya. Rayuan Anda agar suami mau membersihkan diri (termasuk gosok gigi) sebelum bercinta hanya ditanggapi dengan dingin. Akhirnya, Anda hanya bisa terima keadaan. Tapi, jujur saja,bisa jadi gairah Anda jadi rada melorot.

Parahnya lagi, jika suami hobi merokok di dalam kamar, aroma asap rokok juga menempel di tempat tidur, baju-baju dan tubuh Anda. Aroma tak sedap ini tentu bukan hal yang membangkitkan hasrat bercinta.

Menurut Lou Paget, dalam bukunya How To Be Great Lover, makin lama usia pernikahan, biasanya penampilan di saat-saat intim menjadi tak lagi diperhatikan. Termasuk dalam urusan kebersihan diri. Padahal, yang paling utama dalam kegiatan seksual adalah menjaga kebersihan tubuh.

Seks melibatkan interaksi intens dalam jarak yang sangat dekat, sehingga bau tak sedap sedikit saja bisa sangat menurunkan gairah. Selain itu, penting untuk menjaga kebersihan sebelum melakukan aktivitas seksual agar terhindar dari risiko terjadi infeksi.

Jadi, sebaiknya, sejak awal Anda membuat antisipasi. Misalnya, dengan menyiapkan bedak khusus di samping tempat tidur untuk suami, atau menyediakan permen mint di kamar. Ketika suami mulai melancarkan rayuan mautnya, tawarkan dia agar mengulum permen penyegar mulut tersebut.

• VIVAnews


 
%d bloggers like this: